Ujung Genteng adalah daerah pesisir
pantai selatan Jawa Barat, terletak ±200 Km dari kota Jakarta. Ujung
Genteng masuk wilayah pemerintahan Kabupaten Sukabumi. Sebagian besar
penduduknya adalah Nelayan & Petani, ada juga yang beralih menjadi penyadap Nira
dan dijadikan gula kelapa. Sebetulnya nama Ujung Genteng berasal dari
Ujung Gunting, dimana posisi Ujung Genteng berada di ujung salah satu
sudut pulau di Jawa Barat yg berbentuk gunting. Dimana bagian ujung
gunting atas berada di Ujung Kulon & bagian ujung gunting bawah berada
di Ujung Genteng. Maka dinamakanlah daerah tersebut Ujung gunting = Ujung
Genteng.
Jumat, 26 Oktober 2012
Minggu, 07 Oktober 2012
konsep asam basa keras lunak
Konsep asam basa ini merupakan
perluasan dari konsep asam basa lewis yang dikembangkan oleh R.G Pearson. Sebelum
pearson ada 3 orang ilmuwan Ahrland, Chatt dan Davies,
yang mengganti asam standarnya
selain proton berdasarkan konstanta kestabilan pembentukan kompleksnya dengan
anion halida Kf, kemudian mereka membagi table periodik dalam 3 kelas
yaitu
Klas a : afinitas terhadap F- lebih besar daripada afinitas terhadap I-
Klas b : borderline /sedang
Klas a : afinitas terhadap F- lebih besar daripada afinitas terhadap I-
Klas b : borderline /sedang
Klas c : afinitas terhadap I- lebih besar daripada afinitas terhadap
F-
Selasa, 25 September 2012
SIKLUS MERKURI
Merkuri atau dalam bahasa Indonesia dikenal
sebagai air raksa merupakan unsur renik dalam kerak bumi. Dalam susunan berkala
periodik bernama Hydrargyricum (Hg)
memiliki nomor atom 80, golongan IIB dan berperiode VI. Merkuri ini memiliki
berat atom 200,61, titik didih 35,7OC dan titik bekunya 38,85OC.
Karena titik didihnya yang rendah ini, maka pada suhu kamar merkuri berbentuk
cair dan mudah menguap.
Merkuri di alam tersebar di karang-karang,
udara, tanah, air dan bahkan ada di organisme hidup. di alam untuk menjaga
keseimbangannya, merkuri beredar melalui siklus yang disebut siklus merkuri. Seperti
yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini,
BENTONIT
Bentonit
merupakan sumber daya mineral yang melimpah terdapat di Indonesia. Mineral
bentonit memiliki diameter kurang dari 2mikrometer yang terdiri dari berbagai
macam phyllosilicate yang mengandung
silika, aluminium oksida dan hidroksida yang mengikat air. Struktur bentonit
terdiri dari 3 layer yang tersusun dari
2 layer silika tetrahedral dan satu sentral oktahedral. Diantara lapisan
octahedral dan tetrahedral terdapat kation monovalent maupun bivalent, seperti
Na+, Ca+ dan Mg2+.
Montmorilonit
merupakan penyusun terbesar bentonit yaitu sebesar 85%. Rumus kimia bentonit
adalah (Mg, Ca) xAl2O3. ySiO2. nH2O
dengan nilai n sekitar 8 dan x,y adalah nilai perbandingan antara Al2O3
dan SiO2. Penyusun lainnya yaitu campuran kristobalit, feldspar,
kalsit, gypsum, kaolinit, plagioklas, illit.
Senin, 24 September 2012
siklus chapman
Pada tahun 1930 sydney Chapman mengajukan
rangkaian reaksi bagaimana ozon terbentuk melalui rangkaian reaksi kimia.
Reaksi pembentukan ozon membentuk sebuah siklus yang disebut siklus Chapman. Rangkaian
reaksi pembentukan ozon ini terdiri dari 4 reaksi utama.
GAS RUMAH KACA
Gas rumah kaca adalah gas dalam atmosfer bumi yang memiliki
kemampuan untuk menyerap radiasi infra-merah yang dipancarkan oleh permukaan
bumi. Karena gas ini menyerap radiasi, ia kemudian memantulkan radiasi
tersebut ke bumi serta menyebabkan pemanasan di permukaan bumi dan atmosfer
bagian bawah.
Gas-gas rumah kaca tak dapat terurai dalam waktu singkat.
Kebanyakan gas ini tetap ada dalam bentuknya selama bertahun-tahun, sehingga
berkontribusi terhadap pemanasan global dalam periode waktu yang sangat lama.
Gas-gas rumah kaca memiliki perbedaan dalam tingkat konsentrasi di atmosfer,
periode waktu mereka “berdiam” di atmosfer, dan efisiensi mereka dalam menyerap
dan memantulkan radiasi.
Minggu, 23 September 2012
Zeolit, ZSM-5 dan sintesisnya
Zeolite pertama kali ditemukan oleh
Freiherr Axel Cronstedt, seorang ahli mineralogy dari Swedia pada tahun 1756.
Istilah zeolite berasal dari bahasa Yunani “zein” yang berarti membuih, dan
“lithos” yang berarti batu.
Pada tahun 1954 zeolit diklasifikasikan
sebagai golongan mineral tersendiri, yang pada saat itu dikenal sebagai
molecular sieve material, untuk menggambarkan kelompok mineral yang memiliki
sifat selektif yaitu mampu memisahkan komponen dalam campuran berdasarkan
bentuk dan ukuran molekul.
Langganan:
Postingan (Atom)

